STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 077 SEJAHTERA KOTA BANDUNG

Detail Cantuman

Skripsi/Tesis

STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 077 SEJAHTERA KOTA BANDUNG

XML

ABSTRAK

STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 077 SEJAHTERA KOTA BANDUNG

Oleh
AI ADIYANTI
NPM 22120013
(Program Studi Magister Terapan Administrasi Pembangunan Negara)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi pengembangan kompetensi guru dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 077 Sejahtera Kota Bandung. Latar belakang penelitian didasari oleh hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2023 yang menunjukkan mayoritas guru berada pada kategori “berkembang” dan “layak” dan tidak ada guru yang mencapai kategori “cakap” atau “mahir”. Selain itu, Rapor Pendidikan sekolah mengindikasikan adanya permasalahan dalam kualitas pembelajaran, khususnya pada aspek metode pembelajaran, manajemen kelas, dan refleksi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandung, observasi langsung, serta telaah dokumen. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman), yang selanjutnya digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan kompetensi guru berbasis model pembelajaran dan pengembangan model 70:20:10 yang meliputi 70% pembelajaran melalui pengalaman langsung (on-the-job learning), 20% melalui interaksi sosial (learning from others), dan 10% melalui pelatihan formal (formal education). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif adalah memanfaatkan kekuatan internal seperti pengalaman guru dan kolaborasi melalui Kelompok Kerja Guru (KKG), serta memanfaatkan peluang eksternal seperti kebijakan Kurikulum Merdeka dan pelatihan microlearning dari Kemendikbudristek. Strategi dirumuskan dalam tiga bentuk : 70% pembelajaran melalui pengalaman langsung (on-the-job learning), 20% melalui interaksi sosial (learning from others), dan 10% melalui pelatihan formal (formal education). Simpulan penelitian menekankan pentingnya pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi guru. Saran yang diajukan antara lain: bagi sekolah untuk meningkatkan program mentoring dan kolaborasi dengan perguruan tinggi; bagi guru untuk aktif dalam pengembangan diri dan pemanfaatan teknologi; serta bagi pemerintah untuk menyediakan pelatihan yang relevan dan fasilitas pendukung yang memadai.
Kata Kunci: Pengembangan Kompetensi Guru, Kualitas Pembelajaran, Analisis SWOT, Model pembelajaran dan pengembangan 70:20:10


Detail Information

Item Type
Thesis
Penulis
Ai Adiyanti - Personal Name
Student ID
22120013
Dosen Pembimbing
Dr. Edah Jubaedah, MA - - Dosen Pembimbing 1
Penguji
Dr. Teni Listiani, SE., MM - - Ketua Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Published
Departement
Administrasi Pembangunan Negara
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik STIA LAN Bandung : Bandung.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail