Skripsi/Tesis
Analisis Pengelolaan Barang Milik Daerah pada Dinas Perhubungan Kota Bandung
XMLPengelolaan barang milik daerah (BMD) merupakan aspek krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah karena menyangkut aset-aset dalam barang milik daerah yang digunakan untuk pelayanan publik dan pembangunan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan pengelolaan barang milik daerah pada Dinas Perhubungan Kota Bandung, seperti perencanaan kebutuhan yang tidak berbasis data riil, pengelolaan aset yang belum optimal, ketidakteraturan pelaporan, serta lemahnya pengawasan dan pengendalian. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan barang milik daerah yang diterapkan di Dinas Perhubungan Kota Bandung serta merumuskan solusi strategis dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan barang milik daerah..
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Asset Life Cycle Management (ALCM) yang mencakup tahap perencanaan, perolehan, pengoperasian, dan penghapusan aset.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan barang milik daerah di Dinas Perhubungan Kota Bandung masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya belum adanya standar operasional prosedur yang baku, rendahnya kapasitas sumber daya manusia dalam penatausahaan pengelolaan barang milik daerah, belum optimalnya pemanfaatan
teknologi informasi, serta lemahnya pengawasan dan kontrol internal. Selain itu, ditemukan pula ketidaksesuaian antara nilai aset dalam neraca dengan kondisi riil di lapangan akibat minimnya pembaruan data dan keterlambatan dalam penghapusan barang yang rusak atau hilang.
Sebagai solusi, peneliti merekomendasikan penyusunan SOP berbasis ALCM, pelatihan intensif bagi pengelola barang, penguatan sistem pengendalian internal, dan integrasi sistem informasi manajemen aset yang akurat dan real-time berbasis aplikasi yang dapat mengontegrasikan tahap perencanaan hingga tahap penghapusan barang milik daerah.
Kesimpulannya, pengelolaan barang milik daerah yang efektif menuntut sinergi antara regulasi yang kuat, sumber daya manusia yang kompeten, serta dukungan sistem informasi yang memadai. Dengan demikian, Dinas Perhubungan Kota Bandung dapat mewujudkan pengelolaan aset yang transparan, efisien, dan akuntabel.
Detail Information
| Item Type |
Thesis
|
|---|---|
| Penulis |
Deni Setiawan - Personal Name
|
| Student ID |
22120023
|
| Dosen Pembimbing |
Prof. Dr. Endang Wirjatmi Tri Lestari., M.Si - - Dosen Pembimbing 1
|
| Penguji |
Dr. Hendrikus T. Gedeona, S.IP., M.Si - - Ketua Penguji
|
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Administrasi Pembangunan Negara
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik STIA LAN Bandung : Bandung., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright | |
| Doi |







