IMPLEMENTASI PROGRAM STABILISASI HARGA BARANG KEBUTUHAN POKOK DAN BARANG PENTING DALAM UPAYA PENGENDALIAN INFLASI DI KOTA CIMAHI

Detail Cantuman

Skripsi

IMPLEMENTASI PROGRAM STABILISASI HARGA BARANG KEBUTUHAN POKOK DAN BARANG PENTING DALAM UPAYA PENGENDALIAN INFLASI DI KOTA CIMAHI

XML

Fluktuasi harga barang kebutuhan pokok dan barang penting merupakan salah satu
faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya inflasi dan penurunan daya beli
masyarakat. Untuk menjaga stabilitas harga serta menjamin keterjangkauan
masyarakat terhadap kebutuhan pokok, Pemerintah Kota Cimahi melaksanakan
Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting melalui
kegiatan pemantauan harga dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis implementasi program, menganalisis kendala, serta
memberikan rekomendasi untuk optimalisasi Program Stabilisasi Harga Barang
Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Dalam Upaya Pengendalian Inflasi di Kota
Cimahi. Penelitian menggunakan metode kualitatif, sumber data diperoleh melalui
data primer dan data sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis penelitian
menggunakan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang
meliputi enam dimensi. Selanjutnya, keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan
melalui triangulasi teknik, triangulasi sumber, dan member check. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan
Pokok dan Barang Penting di Kota Cimahi secara umum telah berjalan dengan baik
secara operasional sebagai upaya kontribusi pengendalian inflasi. Pada dimensi
standar dan tujuan kebijakan, tujuan program telah dipahami oleh pelaksana.
Dimensi sumber daya, pelaksanaan program didukung oleh sumber daya manusia
yang memadai, dukungan sarana dan prasarana, serta pengaturan waktu
pelaksanaan. Dimensi komunikasi antar organisasi, koordinasi antar instansi
berjalan dengan baik melalui media daring atau pertemuan langsung. Dimensi
karakteristik organisasi pelaksana, struktur organisasi dan pembagian tugas berjalan
dengan jelas melalui TPID dan pembentukan satuan tugas khusus kegiatan.
Dimensi kondisi sosial, ekonomi, dan politik, program memperoleh dukungan dari
pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat. Dimensi disposisi,
para pelaksana menunjukkan komitmen, pemahaman, dan sikap yang mendukung
keberhasilan implementasi program. Penelitian juga menemukan beberapa kendala,
antara lain ketidaklengkapan standar kebijakan dan dokumen pelaksanaan,
keterbatasan anggaran program, tingginya permintaan masyarakat dibandingkan xi
kapasitas distribusi, keterbatasan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat, dan
fluktuasi harga komoditas yang sulit diintervensi. Oleh karena itu, diperlukan
peningkatan keterbukaan informasi dengan mempublikasikan regulasi terkait,
penyusunan SOP kegiatan pemantauan harga, penyempurnaan terhadap mekanisme
pendataan dan pemesanan komoditas kegiatan GPM, dan penyebarluasan informasi
program.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Rena Ul Insan - Personal Name
Student ID
22110226
Dosen Pembimbing
Ati Rahmawati, S.I.P., M.E. - - Dosen Pembimbing 1
Penguji
Hendri - - Ketua Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Published
Departement
ADMINISTRASI PEMBANGUNAN NEGARA
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik STIA LAN Bandung : Bandung.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail